Random Posts

Menemukan Teman yang Benar-Benar Teman


            Manusia membutuhkan suasana yang sepi, sunyi, tiada satu orangpun disekelilingnya. Tujuannya untuk apa? Untuk mencari inspirasi, untuk menenangkan diri, untuk meluapkan emosi dan masih banyak tujuan mereka kenapa harus berada di kondisi sepi. Silahkan presepsikan alasan kalian kenapa harus berada dikondisi sepi, asal jangan sampai bunuh diri atau melakukan kriminal di keadaan sepi.


            Tapi bagaimana kalau berada dikondisi sepi yang tidak diharapkan. Menurut penelitian psikologi berada dalam keadaan sepi yang tidak kita harapkan bisa membuat manusia depresi. Mengapa bisa merasa sepi? Ada beberapa alasan menurut pengalaman saya.
1.      Kurangnya lingkup sosial, ini hal yang paling banyak saya temukan dan saya alami selama ini. Meluaskan lingkup sosial itu sangat penting, karena dari sana kita bisa berkumpul bersama, berbagi pengalaman bahkan banyak pelajaran yang kita dapatkan dengan banyaknya lingkup sosial kita. Walaupun memang terkadang beberapa orang tua melarang anaknya untuk ikut kumpul-kumpul berasama teman-teman. Tujuan orang tua memang baik takut anaknya mabuk-mabukan bahkan narkoba. Namun menurut saya kita lihat dari sisi positifnya, orang yang banyak bergaul mereka cenderung percaya diri, mampu mengutarakan pendapat didepan umum, mampu mengambil keputusan, dan mudah bersosialisasi dengan orang baru, dan masih banyak lagi sisi positif yang dapat diambil. Menurut saya sebagai contoh orang yang memiliki lingkup sosial yang luas adalah Rafi Ahmad. Lihat kehidupannya dan bagaimana dia mudah untuk akrab dengan orang-orang baru.
2.      Takut untuk bertemu orang baru, ini merupakan efek dari tidak percaya diri. Mereka bingung ketika harus memulai pembicaraan, dan bahan apa yang akan dibicarakan. Menurut saya carilah bahan pembicaraan yang mudah, mulai dari hobby, dan minta pendapat terhadap benda disekitar atau keadaan sekitar. Dari situ akan timbul pembicaraan dan nantinya akan meluas. Tinggal bagaimana cara mengolahnya.
3.      Larangan orang tua, ini yang membuat kita terkadang harus diam-diam untuk kumpul-kumpul dan yang pasti terbatas waktu kita untuk bersama teman. Dikondisi ini mereka merasa takut dan was-was. Menurut saya manfaatkan waktu yang terbatas dengan temanmu dan pandailah mengkondisikan keadaan.
4.      Minder bertemu orang baru, guys orang baru belum tentu mereka jauh lebih baik dari kamu. Cobalah untuk percaya diri dan jadilah dirimu sendiri. Jangan berpura-pura untuk menjadi orang lain.
5.      Males untuk keluar rumah, sampai kapan kamu mau berdiam diri dirumah main game, fokus mantengin komputer atau laptop. Cobalah tutup semua itu keluar rumah dan carilah orang baru untuk jadi temanmu. Dari orang baru kalian bakal menemukan cerita baru dan pengalaman baru yang kamu dapatkan. Karena setiap orang memiliki cerita dan pengalaman baru yang bisa kamu jadikan pelajaran.
Bahwasannya berada dalam keadaan sepi yang tidak diinginkan itu terasa gak enak,
gak ada asiknya. Terasa banyak membuang waktu, karena waktu gak akan bisa berputar kembali. Saya sendiri dan kalian berharap untuk menjadi manusia yang humble jadi pribadi yang menyenangkan dan banyak teman. Dari banyak teman kita bisa untuk memilih mana teman yang benar-benar setia kepada kita dan peduli kepada kita dalam keadaan apapun baik susah ataupun senang dan yang bisa membawa kita untuk maju.
            Tidak semua teman kita mau didekat kita dalam keadaan susah, ada juga manusia yang sifatnya kita mau didekat kita hanya dalam keadaan senang.
            Mulai dari sekarang saya dan kalian semua mulai untuk keluar rumah dan cari suasana baru.

Selamat menemukan sahabat!.
Menemukan Teman yang Benar-Benar Teman Menemukan Teman yang Benar-Benar Teman Reviewed by Arief kepler on November 17, 2015 Rating: 5

No comments

Home Style Widget

Video of the Day