Random Posts

Akomodasi Backpacker ke Karimunjawa dan Pulau Panjang Part 1 "Missed my Boat"






Whatsapppp buddy !!!

Kali ini bakal cerita tentang perjalanan ke pulau Karimunjawa dan Pulau panjang di Jepara. Siapa yang gak tau pulau Karimunjawa, salah satu destinasi wisata dan salah satu icon wisata alam Jawa tengah.

Sebelumnya saya tidak terpikirkan untuk berangkat ke Karimunjawa saat itu juga, karena memang belum ada rencana kesana, tapi pengen kesana. Iya sudah sejak beberapa tahun lalu. Karena terlalu banyak plan akhirnya baru kemaren saya bisa kesana dan spontan tanpa rencana.

Akhirnya saya membuka jadwal kapal untuk penyeberangan ke Karimunjawa, FYI penyebrangan karimunjawa tidak setiap jam. Hanya sekali bahkan dua kali sehari dan dua kali seharipun hanya ada weekend. So buat kamu yang berencana ke Karimunjawa jangan lupa cek jadwal kapal. Jangan dikira penyeberangan ke pulau Karimun kayak nyebrang ke Karimun jawa yang setiap saat ada. Oh ya kapal untuk ke karimunjawa ada dua jenis yaitu ekspress (2jam) dan feri (5jam).
Start dari rumah pagi jam 05.00 WIB mata masih kiyep kiyep cuy!!, jarak dari rumah ke Jepara sekitar 3 jam dan saya mengejar waktu penyebrangan kapal ekspress jam 09.00 WIB, jadi maksimal saya harus sampai pukul 08.30 WIB di pelabuhan Kartini.  

Sampai terminal semarang sekitar pukul 5.45 WIB  dan menunggu bis jurusan Semarang-Jepara sekitar 15 menit. Untuk ongkos Semarang-Jepara Rp.15.000. jarak tempuh 2jam jalan normal. Karena saya pikir pagi, saya yakin jalan akan lancar-lancar saja. Masih ada waktu sekitar 2 jam untuk sampai ke Jepara.

Jalanan lancar jaya tanpa macet, hanya saja bis angkutan nya lambat, pelan sekali, dan akhirnya ya saya mendarat dengan selamat di terminal Jepara pukul 09.30 WIB, so you know that? I’m late and missed my boat. 


Gak ada mood lagi untuk ke pelabuhan, setelah saya tanya-tanya orang di terminal bahwasannya kapal sudah berangkat.
Galau harus balik lagi atau melanjutkan untuk penyeberangan besok. Modar-mandir di terminal dan bertemu dengan  dua traveller dari Jerman dan kuliah di UI Jakarta. Mereka abis pulang dari Karimunjawa dan mau melanjutkan ke salah satu gunung di Kudus. Mereka sedang kebingungan untuk cari angkot kesana.

Setelah ditimbang-timbang, pikiran berubah, karena sudah terlanjur basah sampai Jepara dan sayang sekali kalau harus balik lagi dan juga ini pertama kalinya ke Karimunjawa. Kapan lagi bisa ke Karimunjawa kalau gak sekarang. Akhirnya memutuskan untuk menginap semalem di Jepara.
Browsing-browsing di google akhirnya saya memutuskan untuk menginap di Kota Baru Homestay. Lokasinya sangat strategis, lokasi berada di kawasan wisata pantai kartini. Dekat dengan pelabuhan kapal menuju Karimunjawa dan dekat sekali dengan pantai. Lokasi lumayan dekat dengan terminal Jepara, sekitar 10 Menit sampai. Untuk tarif ojek Rp. 10.000.

Sesampai di kota baru homestay coba melihat tarif untuk menginap semalam di homestay ini. Karena ada beberapa kelas kamar yang disediakan. Mulai dari Rp.120.000 – Rp. 250.000/ malam. Dan saya memilih untuk yang paling murah yaitu Rp. 120.000 . Wow !! gak nyangka harga penginapan disini murah dan viewnya agggrrr!! Beruntung saya berada di kamar lantai 3. Cek aja channel youtube saya kalau mau lihat ada apa aja di depan kamar saya dan view apa yang di dapat dengan harga menginap Rp.120.000/malam.


Jangan ragu-ragu untuk menyapa orang yang ada di kamar sampingmu, karena siapa tau punya tujuan yang sama, bisa partneran dan syukur-syukur bisa jadi jodoh kalau lawan jenis.
Hal ini seperti yang saya alami, berkenalan dengan yang namanya mas Happy. Nama dan doa dari orang tua yang keren. Dia datang ke Jepara untuk ke Karimunjawa, dia datang dengan istrinya.
Yeah akhirnya dapat teman ngobrol dan berangkat bareng, Cuma beda nasib. Saya ketinggalan kapal ekspress sendiri dan dia sedang liburan dengan istriya untuk nyeberang ke karimun esok hari. Mas Happy dan istri pergi dengan menggunakan paket wisata sedangkan saya backpacker.


WAITTTTT.....BACA JUGA




Siangnya setelah saya mendapatkan penginapan terdengar suara towak yang memberitahu bahwasannya kapal menuju pulau panjang akan berangkat. Wait.....
Sepertinya seru juga main kepulau, saya langsung cek di google pulau panjang itu seperti apa dan ya saya tertarik untuk menyambanginya. Akhirnya merapatkan badan ini untuk mencari sumber suara towak itu. Ternyata suara itu berasal dari sisi samping pelabuhan.
“berapa pak harga tiketnya?”
“Rp. 20.000 mas”
Yups lets go !!!!





Perjalanan ke pulau panjang dimulai. Kalian bisa cek di Youtube channel saya bagaimana keindahan dan apa yang bisa dilakukan di pulau Panjang dengan tiket Rp. 20.000.
FYI, kalian bebas mau berapa jam di pulau panjang, maksimal kapal terakhir dari pulau panjang jam 16.00 WIB. Jangan terpatok kamu berangkat dengan kapal A harus pulang dengan kapal A. Asal kapal itu tetap satu nama paguyupan kamu tidak akan dikenakan biaya lagi. Karena kapal menuju pulau Panjang ada 2 Paguyuban. Karena saya kemaren gak tau yang akhirnya Cuma 50.menit di pulau ini. Saya tau dari mana bisa lama-lama an di pulau Panjang? Ya dari bapak nahkoda kapal. Dia tanya “Mas kok sebentar?”
“lho bisa lama pak?”
“ya bisa mas sampai jam 16.00WIB kapal terakhir, asal masih satu paguyupan gak dikenakan biaya lagi”
Dalam hati Cuma hmmmm.



Balik dari pulau panjang akhirnya saya tepar, perjalanan 4,5jam di bis yang membosankan dan menikmati aroma-aroma ketek yang menyengat akhirnya saya terlelap di atas kasur.

Malamnya.

Mas Happy beserta istri dan mas Dwi yang menjual paket wisata mengajak untuk makan malam bersama dan saya ternyata tidak menikmati malam sendiri. Mas Dwi yang dimana dia orang agen wisata tetap welcome dan menjawab setiap pertanyaan saya tentang Karimunjawa sambil menikmati makanan seafood di alun-alun Jepara dan melayani selayaknya saya menggunakan paket wisatanya, padahal saya tidak menggunkan paket wisata yang dia jual.
Makanan seafood di alun-alun Jepara murah-murah saya habis Rp. 25.000 sudah sama minum dan makan kenyang sekali, ditambah minuman khas Jepara.

Gak sangka-sangka background kehidupan mas Dwi yang pernah keliling dunia di masa mudanya. Dan saya mendapatkan pelajaran banyak dengan mereka. Dan bahkan mas Dwi membantu saya mendapatkan tiket kapal untuk esok harinya, karena tiket kapal ada permainan juga didalamnya, sehingga tidak setiap orang dapat tiket untuk menyebrang ke Karimunjawa kalau dari Jepara.

Sebagai penutup malam di hari pertama dijamulah dengan minuman tradisional yang di racik oleh bartender asli Jepara, dan kalian tau dimana belinya? Disalah satu warteg di daerah Jepara yang menyediakan minuman sedikit alkohol untuk menghangatkan malam.

Total pengeluaran hari pertama Rp. 210.000
Bagaimana cerita esoknya? Nanti di part 2 ya, udah capek ngetik.... :p
Yang jelas jangan lupa untuk terus baca updatean cerita perjalanan saya dan tonton video saya di youtube.


Bye,,,, thank you so much!


Akomodasi Backpacker ke Karimunjawa dan Pulau Panjang Part 1 "Missed my Boat" Akomodasi Backpacker ke Karimunjawa dan Pulau Panjang Part 1 "Missed my Boat" Reviewed by arief firmansyah on October 04, 2016 Rating: 5

No comments

Home Style Widget

Video of the Day