Random Posts

Biaya Backpackeran ke KarimunJawa ternyata lebih Mahal Part II

            


           Sebelum saya bercerita mengenai karimunjawa saya mau minta maaf untuk lamanya posting yang part II. Dibagian ini saya akan menceritakan kelanjutan sebelumnya, yang ketika saya ketinggalan kapal untuk jadwal kapal cepat. Terpaksalah harus menginap satu malam di penginapan kawasan pantai Kartini. Sebagai mengisi rasa bosan dikamar, saya memaksakan badan ini bergerak menuju kapal kecil yang membawa saya ke pulau panjang. Untuk cerita lengkapnya kamu bisa buka dibagian ini: 

Akomodasi backpackeran ke Karimunjawa dan Pulau Panjang

            Yuk, mulai cerita tentang Karimunjawa. Setelah meninap semalam di Jepara, akhirnya kapal untuk ke Karimunpun tiba pukul 09.00 wib. Saat itu saya berusaha untuk tiba lebih cepat disana. Karena menurut cerita warga lokal, terkadang tiket ke Karimunjawa cepat habis, sedangkan kapal ke Karimun hanya sekali dalam satu hari. Tapi kalau weekend kapal berangkat dua kali dalam sehari. Ada fast boat dan kapal fery. Apa bedanya fast boat dan kapal fery? Untuk kapal fast boat kita hanya membutuhkan waktu 2 jam tiba di Karimunjawa tapi kalau kita menggunakan kapal fery membutuhkan waktu 5 jam untuk tiba di Karimunjawa. Untuk tiket kapalmu juga berbeda, fast boat Rp.155.000 sedangkan kapal fery Rp. 55.000, untuk kelasnya ada ekonomi dan vip, perbedaanya kalau vip ada ruang khusus dan ber AC.
            Sejujurnya berada diatas kapal dalam waktu yang lama buat saya sangat membosankan. Karena selama perjalanan ke Karimun yang kita lihat hanya hamparan laut yang gak ada pemandangan bukit atau gunung. Kebetulan kapal yang saya naiki yaitu kapal fery, so bisa dibayangkan bagaimana bosannya diatas kapal. Untuk menghilangkan rasa bosan banyak orang yang menghabiskan waktu di kapal dengan menyewa tikar lalu tidur diatas kapal. Kalau saya kemaren gak duduk di bagian penumpang, saya naik ke lantai paling atas. Kita bisa liat hamparan laut luas nan biru.
            Suara crew boat terdengar dari pengeras suara, bahwasannya sebentar lagi kita akan tiba di Karimunjawa. Bergegas saya turun ke lantai 2 dan mengintip dari jendela. Wow !! my dream come true, belum bisa percaya akhirnya saya bisa tiba di Karimunjawa. Yang sebelumnya trip kesini masih rencana dan berakhir wacana.
            Jernih dan birunya laut akan menyambutmu, dan saya sudah membayangkan indahnya karang bawah laut di Karimunjawa. Tidak sabar rasanya pengen cepet-cepet turun.
            Tiba dipelabuhan jangan khawatir untuk para backpacker, karena saat ini sudah ada ojek dipelabuhan yang siap mengantarkan kamu untuk mencari penginapan. Tapi jika kamu ikut paket wisata fasilitas penjemputan di pelabuhan akan kamu dapatkan. Jangan ragu untuk minta bantuan tukang ojek pelabuhan untuk mecarikan penginapan. Tapi kalau kamu mau jalan cari sendiri yang paling dekat dengan pelabuhan ada penginapan “Raja Homestay”. Harga mulai dari Rp. 80.000 (kamar mandi luar), Rp. 100.000 (kamar mand luar). Tapi kalau mau cari yang lain silahkan jalan kaki, karena jaraknya cukup jauh. Tapi jangan khawatir penginapan sekitar pelabuhan banyak pilihan kok, sesuai keinginan fasilitas yang kamu butuhkan. Tapi saya memilih untuk menginap didekat pelabuhan. Tarif yang saya ambil Rp.100.000 per malam.
            Hari 1
            Di hari pertama saya memutuskan untuk sewa motor dengan tari Rp. 75.000 per hari.
Di trip pertama, memutuskan untuk tour darat. Destination pertama yaitu pantai Bara kuda, pantai idaman para bule-bule menurut saya. Karena pantai ini sepi dan airnya sangat jernih, jadi ini tempat yang nyaman bagi bule buat berjemur. Jarak tempuh sekitar 45 menit dari pelabuhan.
            Setelah pantai Bara kuda saya berkunjung ke hutan mangrove. Ditempat ini bagi warga lokal sangat murah tiket masuknya. Tapi untuk para bule sangat jauh perbedaan harga tiket masuknya. Bagaimana tempatnya? Ya tidak jauh beda dengan hutan mangrove yang ada didaerah lain.


WAITTTTT.....BACA JUGA


            Setelah dari hutan mangrove saya memutuskan untuk pulang ke penginapan dan istirahat. Karena waktu sudah gelap dan saya takut kalau harus keliling malam hari. Malam ini istirahat persiapkan tenaga untuk snorkling di hari kedua. Sebelumnya saya sudah memesan paket snorkling yang rate harga Rp. 150.000- Rp. 200.000 tergantung fasilitas. Tapi sayangnya saya dapat harga yang sedikit mahal dan minim fasilitas. Saya merasa salah memilih tempat paket snorkling karena tarif saya disama ratakan dengan para bule. Kebetulan saya rombongan dengan para bule, kami semua bertemu di Karimunjawa. Dan saya kena tarif pukul rata Rp. 175.000 dengan fasilitas kapal, makan siang, dan alat snorkling. Menurut saya sih umumnya fasilitas seperti itu dipatok harga Rp. 150.000. tapi gakpapa yang penting bisa snorkling dan menikmati keindahan bawah laut Karimunjawa.
            Hari ke 2
            Pagi hari sekitar pukul 09.00 Wib saya sudah kumpul dengan rombongan yang rata-rata semua dari bermacam negara dan hanya saya yang berasal dari Indonesia. Keuntungan memilih homestay di dekat pelabuhan yaitu kita gak perlu repot untuk sewa kendaraan atau minta jasa antar. Cukup jalan kaki ke belabuhan kurang lebih 5 menit.
            Pulau-pulau yang saya kunjungi yaitu, menjangan kecil, nggosong, cemara besar, cemara kecil dan tanjung gelam.
Jernihnya kayak di maldives




            Jika ditanya bagaimana keindahan alam bawah laut di Karimunjawa? Masih banyak karang-karang yang bagus dan masih banyak ikan hias yang hidup di perairan pulau sekitar Karimunjawa. Tapi sayang saya gak bawa action camera. L
            Saya melihat warga Karimun terutama crew kapal sangat menjaga karang-karang di Karimunjawa. Terutama saat mereka ingin menurunkan jangkar, mereka sangat hati-hati sekali agar jangkar tidak mengenai karang. Mereka sadar akan ekosistem dan kelestarian karang bawah laut. Apabila karang sudah rusak, mati, dan tidak ada lagi ikan hias laut, maka hilang juga investasi mereka dengan keindahan alam bawah lautnya. Saya salut akan kesadaran mereka terhadap ekosistem laut mereka. Mereka sadar akan daya tarik daerah mereka. Salut.
Sunset di Pulau Gleyang

            Perjalanan tour laut ini mulai dari pagi hingga matahari tenggelam. Dan tiba di pelabuhan karimun jawa sekitar pukul 7 malam. Hari kedua kamu cukup persiapan sarapan dan makan malam aja, karena makan siang sudah dipersiapkan dan saya merasakan makan ikan di tengah pulau.
            Hari ke 3
            Di hari ke 3 saya memutuskan untuk pulang ke Jogja. Karena waktu yang mengejar saya untuk kembali ke Jogja. Berniat mencari tiket fast boat berujung pada hari saya pulang tidak ada keberangkatan fast boat. Yang ada hanya kapal fery. Terpaksa berada diatas kapal 5 jam lagi.
Di bawah ini saya bakal rincikan anggaran saya selama 2 hari 1 malam. Tapi buat kalian yang gak pengen ribet disarankan untuk ikut paket wisata aja.

1
Travel Jogja-Jepara PP
320000
160000/tiket
2
Kapal Fery PP
110000
55000/tiket
3
Penginapan 2 Hari
200000
100000/malam
4
Paket snorkling
175000

5
Sewa motor
75000

6
Makan 5 kali
100000
20000/porsi

Total
980000


Bakal bisa lebih murah kalau kamu berangkat rame-rame, bisa share cost penginapan adan motor. 


Gallery dari my best friend from Barcelona @seter87










Biaya Backpackeran ke KarimunJawa ternyata lebih Mahal Part II Biaya Backpackeran ke KarimunJawa ternyata lebih Mahal Part II Reviewed by arief firmansyah on November 20, 2016 Rating: 5

No comments

Home Style Widget

Video of the Day