Random Posts

Bandara ultimate 3 soekarno hatta Butuh Smoking Area

cocounetsmedia

Sesuai judulnya tepat tanggal 3 februari 2017 saya melakukan perjalanan menggunakan garuda Indonesia dari Yogyakarta menuju Padang. Bukan untuk liburan kali ini tapi untuk mengikuti tes kerja PT. Semen Padang yang dimana tesnya hanya di selenggarakan di Padang. Kenapa perusahaan sebesar PT. Semen Padang hanya melakukan tes di satu tempat padahal peminatnya puluhan ribu orang ingin bekerja di perusahaan ini.
Kembali ke topic, ini untuk pertama kalinya saya transit di bandara yang diresmikan pada bulan Agustus tanggal 9 2016, mohon di koreksi kalau saya salah. Bandara yang dikhususkan bagi pesawat milik BUMN ini yaitu garuda Indonesia menurut saya sangat keren dari arsitekturnya. Kesan mewah Nampak di bandara ultimate 3 soetta ini. Adapun karya-karya seniman Indonesia yang di pamerkan di bandara ini. Saat kalian setelah screening bakal menemukan karya-karya seniman yang terpampang di depan setelah kalian melalui proses screening.

Konsep dengan serba kaca ini memberikan pemandangan yang lebih luas dan bisa melihat lebih jelas aktifitas di lapangan parkir pesawat.
skyscraptercity

Namun sangat disayangkan buat kalian para perokok. Tempat untuk merokok satahu saya hanya di satu tempat yang ketika saya masuk shock para smoker berkumpul di smoking area dan penuh dengan asap. I don’t know what happen angkasa pura? Seperti saya disiksa di dalam banker yang penuh asap.
Oke saya mencoba untuk keliling dulu karena penerbangan saya masih 3 jam kedepan. Saya mencoba cari café yang bisa untuk merokok. And yes I didn’t found, semua café tidak menyediakan smoking area.
Iseng-iseng coba ke lounge garuda Indonesia,


“siang pak, untuk ke lounge yang tiket ekonomi dimana ya?”
“bapak pengguna kartu kredit?”, Tanya petugas receptionis di depan.
“enggak pak, saya mau nunggu penerbangan selanjutnya di lounge”
“ooh, kalau itu kena biaya Rp. 250.000 pak”. Lalu bapak itu senyum sinis.
Anjay dikira gak bisa bayar, saya pikir lagi untuk ke lounge. Akhirnya no saya tinggalkan lounge karena penerbangan mash 1,5jam lagi.
Jangan Lupa Baca Juga :

Yang saya heran kenapa sangat limit sekali smoking area di bandara ultimate 3 soetta? Dan café-café /lounge selain garuda pun tidak ada menyediakan. Ya mungkin ini merupakan salah satu strategi bisnis mereka. Hanya menyediakan tempat merokok di smoking area atau di lounge garuda.

Kenapa saya cari tempat untuk duduk dan bisa merokok? Karena pekerjaan saya menuntut untuk buka laptop dan harus koreksi proposal pengajuan. Pekerjaan tanpa merokok dan kopi buat saya otak khususnya otak saya jadi jalan ditempat.

Tapi secara keseluruhan bandara ini keren, dengan lantai 3 yang penuh dengan food court disetiap lantai. Mau cari makanan apa aja ada deh, tapi saying gak semua gerai ramai dikunjungi. I like this air port but sangat minim ruang merokok bagi para perokok. Kamu mau merokok? Cari tempat nyaman yang ke lounge garuda Indonesia, tapi kalau mau mereasakan sensasi seperti di bunker ya silahkan data ke smoking area. Dan nikmati aroma pencampuran asam dari berbagai brand rokok, jangan lupa sediakan parfum. Karena sudah pasti bajumu bau asam rokok yang sangat pekat.

Selamat menikmati thank you sudah menyempatkan membaca
Bandara ultimate 3 soekarno hatta Butuh Smoking Area Bandara ultimate 3 soekarno hatta Butuh Smoking Area Reviewed by Arief kepler on February 07, 2017 Rating: 5

No comments

Home Style Widget

Video of the Day