Random Posts

Solo Traveling Melatih Pengembangan Diri Kita



Solo traveling sebutan bagi orang yang suka jalan-jalan atau traveling sendirian. Bagi sebagian orang memang sudah tidak asing lagi dengan sebutan “solo traveling”. Solo traveling bukan berarti jalan-jalan ke solo hehe.

Bagi sebagian orang juga masih asing atau aneh, kenapa sih kok liburan sendirian gak bareng temen-temen?, emangnya seru ya jalan-jalan sendirian gak sama temen.
Menurut saya ada beberapa faktor para traveller atau pecinta liburan melakukan liburan sendirian.

  •       Rencana

Dia sudah merencanakan liburan kesuatu tempat bersama temen-temen, rencana sudah matang tapi ujung-ujungnya hanya menjadi wacana. Siapa yang gak kesel?
  •        Susah menyesuaikan waktu dengan orang lain

Liburan bareng temen-temen harus menyesuaikan waktu yang tepat kapan bisa pergi bareng, tapi dalam kenyataannya masing-masing orang memiliki kesibukan masing-masing. Nah menyesuaikan waktu ini yang menjadi kendala dimana rencana menjadi wacana.
  • .       Ingin menikmati liburan dengan dirinya sendiri

Liburan sendiri sama dengan meditasi, mencoba untuk mengenal diri sendiri seberapa bersahabatnya kamu dan jiwa kamu berada disuatu tempat yang belum pernah kamu kunjungi sebelumnya.
  • .       Ingin segera merealisasikan mengunjungi tempat impian

Setiap orang pasti memiliki impan tempat yang wajib mereka kunjungi dan terkadang impian itu tidak sesuai dengan sahabat, saudara, teman kita. Maka solo traveling menjadi solusinya.


Mungkin diantara kalian ada yang pernah mengalami hal tersebut, atau mungkin ada alasan lain mengapa kalian memilih solo traveling? Bisa diskusi di comment.
Namun tanpa kita sadari, solo traveling merupakan sebuah terapi. Dimana terapi ini bermanfaat untuk pengembangan diri kita, membangun kepercayaan diri kita, membangun cara komunikasi kita dan juga memperluas lingkup sosial kita. Kok bisa? Yuk kita bahas
  • 1.       Solo traveling membuat kamu sadar kalau kamu membutuhkan orang lain.

Manusia sudah takdirnya tidak bisa hidup sendirian, karena kita diciptakan sebagai makhluk sosial. Dengan solo traveling melatih diri kita untuk berani berbicara dengan orang asing, melatih untuk memulai sebuah percakapan yang hangat dan segelas kopi rokok.
  • 2.       Solo traveling membuat kamu percaya diri

Berkaitan dengan point pertama, dengan keberadaanmu yang asing ditempat baru kamu mau tidak mau harus berbicara dengan orang lokal setempat. Contoh kamu tanya jalan A jalan B. Secara tidak sadar kamu dipaksa untuk percaya diri.

  • 3.       Lebih mengenal orang lokal

Solo traveling membuat kamu lebih mengenal orang lokal setempat, mulai dari budaya, belajar bahasa, melihat kebiasaan mereka, dekat dengan mereka. Dan ini tidak didapatkan kalau kamu liburan bersama temen, karena kita terlalu asik dengan teman kita.
  • 4.       Mendapatkan teman baru

Solo traveling membuat kita bisa menambah teman, entah itu sesama solo traveling atapun warga lokal. Ini membuat lingkup sosial kita semakin luas, dan kita tetap saling memberi kabar dengan teman baru kita. Syukur-syukur berjodoh.

  • 5.       Kita bisa bersahabat dengan diri kita sendiri

Solo traveling bisa membuat kita lebih dekat dengan diri kita, mengenal karakter dan diri kita. Membuat kita dan tubuh kita untuk saling bekerjasama dalam menghadapi situasi sekitar.


Itu merupakan beberapa alasan kenapa orang memilih untuk solo traveling dan Ini merupakan pandangan pribadi penulis. Bisa saja benar bisa saja salah, jadi jangan percaya 100%. Kalau ada yang kurang kamu bebas kok menambahkan. Sambil kita bisa berbagi ilmu, alasan kenapa kamu solo traveling.

Solo Traveling Melatih Pengembangan Diri Kita Solo Traveling Melatih Pengembangan Diri Kita Reviewed by Arief kepler on June 08, 2017 Rating: 5

No comments

Home Style Widget

Video of the Day